26 Jul 2009

kabus raksasa



hari ini,
aku menatap lagi wajah kota yang menangis,
kota yang bising dengan pekikan pembangunan,
tetapi sepi dengan suara kedamaian,
hari ini,
kota ini ditelan kabus raksasa,
kabus yang membawa seribu bencana,
kabus yang menyesakkan mata,
melatihkan setiap jiwa,
hari esok,
dan sampai bila-bila,
aku berharap....
jika masih aku bernafas,
dan terjaga di alam kota ini,
aku tidak lagi menatap...
wajah kota ini ditelan kabus raksasa....

Tiada ulasan:

Catat Ulasan